
π‘ Overview
Proses pemilihan ketua organisasi mahasiswa sering kali dihadapkan pada tantangan teknis dan logistik, seperti keterbatasan waktu, lokasi, hingga sistem voting manual yang rentan error. Hal ini berdampak pada partisipasi mahasiswa yang rendah dan kurangnya transparansi dalam hasil pemilihan.
Melalui proyek ini, saya merancang sebuah platform e-voting berbasis web yang memungkinkan mahasiswa memberikan suara secara online, aman, dan mudah diakses dari mana saja. Dengan pendekatan Design Thinking, fokus utama saya adalah menciptakan antarmuka yang intuitif, alur voting yang efisien, serta pengalaman pengguna yang nyaman dan tepercaya.

π― Goal & Target
Merancang platform e-voting berbasis web yang aman, mudah digunakan, dan dapat diakses dari mana saja. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pemilihan serta menyederhanakan proses voting agar lebih efisien dan transparan.
Target utamanya adalah mahasiswa aktif yang memiliki hak suara, termasuk mereka yang berada di luar kampus atau memiliki jadwal padat. Desain aplikasi disesuaikan untuk berbagai tingkat kenyamanan pengguna dalam menggunakan layanan digital.

π¨ Typography & Colors
Aa
Inter
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
abcdefghijklmnopqrstuvwxys
1234567890!@#$%^&*()_?><
#DF3427
#023047
#5AB02B

π₯οΈ Login
Halaman awal memudahkan pengguna masuk ke sistem menggunakan NIM dan autentikasi dasar. Desainnya dibuat simpel agar pengguna tidak bingung saat pertama kali mengakses.

π Welcome Tour

Setelah berhasil login, pengguna akan langsung diarahkan ke halaman tutorial yang hanya muncul satu kali. Tutorial ini berfungsi untuk mengenalkan fitur-fitur utama dalam website e-voting, sehingga pengguna dapat memahami alur pemilihan dengan mudah sejak awal.
π³οΈ Your Vote, Your Choice
Halaman utama menampilkan daftar kandidat Ketua dan Wakil Ketua Himpunan yang telah terdaftar, lengkap dengan informasi profil mereka. Mahasiswa dapat langsung memberikan suara atau mengeksplorasi informasi lebih lengkap mengenai setiap pasangan calon sebelum menentukan pilihan.

π― Time to Vote

Pada halaman pemilihan, mahasiswa dapat melihat profil masing-masing kandidat, termasuk visi, misi, dan program kerja yang mereka usung. Setelah merasa yakin dengan pilihannya, mahasiswa dapat langsung memberikan suara. Selama proses voting, kamera perangkat akan aktif untuk mendeteksi wajah pemilih sebagai bagian dari sistem verifikasi.
π Youβve Voted
Setelah proses voting selesai, pengguna akan otomatis diarahkan kembali ke halaman utama. Namun, halaman pemilihan tidak lagi bisa diakses karena setiap mahasiswa hanya diperbolehkan memilih satu kali. Pada halaman utama, pengguna dapat melihat informasi waktu saat mereka memberikan suara. Hasil pemilihan akan ditampilkan setelah periode voting berakhir.

π₯ Voting Outcome

Pada halaman hasil pemilihan, ditampilkan informasi mengenai pasangan Ketua dan Wakil Ketua Himpunan yang terpilih, disertai data partisipasi seperti angkatan, jumlah suara masuk, suara tidak masuk, total suara, dan persentase partisipasi pemilih. Hasil pemilihan juga divisualisasikan dalam bentuk diagram batang yang menunjukkan jumlah suara yang diperoleh oleh masing-masing kandidat.

π§ͺ Usability Testing
Pengujian usability dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) yang melibatkan 40 responden. Hasilnya menunjukkan skor SUS sebesar 81,06 β yang termasuk dalam kategori 'Excellent'. Angka ini menunjukkan bahwa prototype e-voting diterima dengan sangat baik dari segi kemudahan penggunaan dan pengalaman pengguna. Temuan ini juga diperkuat oleh tanggapan positif mayoritas responden, yang merasa desainnya intuitif, informatif, dan mudah diakses.
π§ What I Learned
Project ini menjadi pengalaman berharga pertamaku dalam merancang solusi digital berbasis web untuk skala institusi. Dari proses riset awal, pembuatan prototype, hingga tahap pengujian, aku belajar banyak tentang pentingnya aksesibilitas, kejelasan alur, dan keamanan dalam sistem e-voting. Meski masih banyak aspek yang bisa dikembangkan, seperti responsivitas dan fitur tambahan, project ini menjadi langkah awal yang membuka wawasanku terhadap tantangan nyata dalam mendesain produk yang dipakai oleh banyak orang.





